
Pembekalan Pra PKL dan PPKM UNBL Siapkan Analis Kesehatan Profesional dan Berintegritas
Menjadi tenaga analis kesehatan bukan hanya soal memahami alat laboratorium, tetapi juga kesiapan mental, etika, dan tanggung jawab profesi. Karena itu, Universitas Borneo Lestari melalui Program Studi D3 Teknologi Laboratorium Medis menggelar kegiatan Pembekalan Pra PKL dan PPKM bagi mahasiswa yang akan memasuki dunia praktik lapangan.
Mengusung tema “Membentuk Tenaga Analis Kesehatan yang Profesional, Kompeten dan Berintegritas”, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda akademik rutin, tetapi juga momentum pembentukan karakter dan kesiapan mental mahasiswa menghadapi dunia kerja kesehatan yang dinamis dan penuh tanggung jawab.
Kegiatan pembekalan dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan dan Sains Teknologi Universitas Borneo Lestari, Hj. Eny Hastuti, S.KM., M.Pd., M.PH, Ketua Program Studi D3 Teknologi Laboratorium Medis, Muhammad Arsyad, S.ST., M.Kes, beserta jajaran dosen Program Studi D3 Teknologi Laboratorium Medis. Selain itu, hadir pula para pemateri praktisi kesehatan yang memberikan wawasan langsung dari dunia kerja, yakni Nurul Jannah dari Puskesmas Guntung Manggis dan Hening Lestari dari RS Idaman Banjarbaru.
Sebanyak 49 mahasiswa akan melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di sejumlah rumah sakit mitra, di antaranya RS Bhayangkara Banjarmasin, RSUD Ratu Zalecha Martapura, RSUD Sultan Suriansyah, RSU Syifa Medika, RSUD Idaman Banjarbaru, serta RSI Sultan Agung Banjarbaru. Penempatan tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam menerapkan ilmu laboratorium medis secara langsung di lapangan.
Dalam sambutannya, Hj. Eny Hastuti menegaskan bahwa mahasiswa Teknologi Laboratorium Medis harus memiliki kemampuan teknis yang kuat sekaligus menjunjung tinggi etika profesi. Menurutnya, tenaga analis kesehatan memegang peranan penting dalam membantu proses diagnosis pasien sehingga ketelitian dan integritas menjadi aspek yang tidak dapat ditawar.
“Mahasiswa harus mampu menunjukkan sikap profesional, disiplin, dan bertanggung jawab selama menjalani PKL. Dunia kesehatan membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten serta mampu bekerja sesuai standar pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi D3 Teknologi Laboratorium Medis, Muhammad Arsyad, menyampaikan bahwa pembekalan ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai budaya kerja di fasilitas kesehatan, keselamatan kerja laboratorium, komunikasi profesional, hingga etika pelayanan kepada pasien.
Materi yang diberikan juga dikemas secara aplikatif agar mahasiswa lebih siap menghadapi tantangan di lapangan. Para pemateri berbagi pengalaman nyata terkait pelayanan kesehatan di rumah sakit maupun puskesmas. Hal tersebut menjadi bekal penting agar mahasiswa dapat beradaptasi dengan cepat saat memasuki lingkungan kerja profesional.
Melalui kegiatan ini, Universitas Borneo Lestari kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan tenaga kesehatan yang unggul, adaptif, dan siap bersaing di dunia kerja. Dengan kombinasi kompetensi akademik, keterampilan praktik, serta integritas moral, mahasiswa D3 Teknologi Laboratorium Medis diharapkan mampu menjadi analis kesehatan yang memberikan kontribusi nyata bagi pelayanan kesehatan masyarakat.
























