
Kunjungan Edukasi SMKS Intan Bara Husada ke Universitas Borneo Lestari, Kenalkan Dunia Laboratorium dan Pendidikan Farmasi Modern
Suasana antusias dan penuh semangat terlihat di lingkungan Universitas Borneo Lestari pada Kamis, 30 April 2026. Sebanyak 19 siswa bersama 5 guru dari SMKS Intan Bara Husada melakukan kunjungan edukasi untuk mengenal lebih dekat dunia pendidikan tinggi, khususnya bidang farmasi dan laboratorium kesehatan modern.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah penting dalam memperluas wawasan siswa mengenai lingkungan akademik dan praktik laboratorium yang selama ini hanya dipelajari melalui teori di kelas. Melalui kunjungan tersebut, para peserta mendapatkan pengalaman langsung melihat fasilitas pembelajaran dan proses praktikum yang digunakan mahasiswa Universitas Borneo Lestari.
Materi sosialisasi disampaikan oleh apt. Fairuz Yaumil Afra, M.Farm. Dalam pemaparannya, peserta diperkenalkan pada berbagai program pendidikan, sistem pembelajaran, hingga peluang karier di bidang farmasi dan kesehatan. Penyampaian materi berlangsung interaktif. Para siswa tampak aktif bertanya mengenai dunia perkuliahan, kegiatan praktikum, hingga prospek kerja lulusan farmasi di masa depan.
Setelah sesi sosialisasi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan tur kampus yang dipimpin oleh Kepala Laboratorium Universitas Borneo Lestari, apt. Putri Indah Sayakti, M.Pharm, S.Ci. Peserta diajak berkeliling melihat fasilitas laboratorium yang menjadi pusat pembelajaran praktik mahasiswa.
Tur dimulai dari laboratorium terpadu yang mencakup laboratorium kimia, laboratorium resep, dan laboratorium mikrobiologi. Para siswa kemudian diperkenalkan dengan laboratorium khusus farmasi seperti laboratorium kimia farmasi, teknologi sediaan farmasi, farmakologi, serta laboratorium bahan alam. Selain itu, peserta juga mengunjungi laboratorium patologi yang digunakan untuk menunjang pembelajaran di bidang kesehatan.
Kunjungan edukasi seperti ini dinilai penting karena mampu memberikan gambaran nyata kepada siswa mengenai suasana perkuliahan dan standar fasilitas pendidikan tinggi modern. Tidak hanya melihat ruangan laboratorium, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai fungsi alat, prosedur praktikum, dan penerapan ilmu farmasi dalam dunia kesehatan.
Melalui kegiatan tersebut, Universitas Borneo Lestari terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan dan mempererat hubungan dengan sekolah menengah kejuruan di bidang kesehatan. Kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan semakin mengenal potensi karier di dunia farmasi serta tenaga kesehatan profesional.
Dengan adanya kunjungan edukasi ini, hubungan antara institusi pendidikan menengah dan perguruan tinggi dapat terjalin lebih erat. Kolaborasi seperti ini juga menjadi sarana efektif untuk membangun generasi muda yang siap menghadapi perkembangan dunia kesehatan yang semakin dinamis dan kompetitif.


























