
Latihan Kepemimpinan Mahasiswa Sarjana Farmasi UNBL 2025: Mencetak Pemimpin Muda Kritis dan Berkarakter
Latihan Kepemimpinan Program Studi Sarjana Farmasi Universitas Borneo Lestari kembali digelar sebagai agenda pembinaan karakter bagi mahasiswa baru angkatan 2025. Kegiatan yang dikenal sebagai Latihan Kepemimpinan Tahap 1 (REFLUKS) ini dirancang khusus untuk menanamkan nilai dasar kepemimpinan sejak awal masa perkuliahan mahasiswa Farmasi.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa S1 Farmasi (HIMAFARMA LINNAEUS) Universitas Borneo Lestari dan diikuti oleh seluruh mahasiswa baru Program Studi S1 Farmasi. Secara sederhana, kegiatan ini bertujuan membentuk mahasiswa yang siap memimpin. Namun secara lebih kompleks, REFLUKS diarahkan untuk membangun pola pikir kritis, sikap kreatif, serta rasa tanggung jawab yang tinggi dengan pendekatan filosofis dunia farmasi dan pemanfaatan tumbuhan obat sebagai simbol pembelajaran kepemimpinan.

Rangkaian Latihan Kepemimpinan Mahasiswa Farmasi UNBL 2025 berlangsung dalam beberapa tahap. Pendaftaran peserta dilakukan secara daring pada 14–28 September 2025, dilanjutkan dengan kegiatan Pra-LK pada 1 Oktober 2025. Selanjutnya, pelaksanaan LK-1 dibagi menjadi tiga hari utama, yaitu Day 1 pada 4 Oktober 2025, Day 2 pada 11 Oktober 2025, dan Day 3 pada 18 Oktober 2025.
Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan di dua lokasi strategis, yakni Kampus Universitas Borneo Lestari Banjarbaru dan RINDAM VI/Mulawarman. Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan. Lingkungan kampus memberikan ruang akademik dan reflektif, sementara suasana RINDAM menghadirkan nuansa kedisiplinan, ketegasan, dan kepemimpinan lapangan yang kuat.
Dalam pelaksanaannya, peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga mengikuti simulasi, diskusi kelompok, serta latihan kepemimpinan berbasis karakter. Kalimat sederhananya adalah: mahasiswa dilatih untuk berani dan bertanggung jawab. Kalimat kompleksnya, mahasiswa diarahkan untuk memahami bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang posisi, melainkan tentang kemampuan mengambil keputusan etis, bekerja sama dalam tim, serta memberikan dampak positif di lingkungan akademik dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Universitas Borneo Lestari menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan Farmasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan yang matang, berintegritas, dan relevan dengan tantangan masa depan.




























