
Apresiasi Prestasi Universitas Borneo Lestari 2025: Bukti Kualitas Mahasiswa Unggul di Kancah Global
Universitas Borneo Lestari kembali menunjukkan konsistensinya dalam membangun budaya akademik yang unggul melalui Pelaksanaan Apresiasi Prestasi Universitas Borneo Lestari 2025 yang digelar di Auditorium UNBL pada 11 Desember 2025. Acara ini menjadi momentum penting untuk merayakan pencapaian mahasiswa yang berhasil menorehkan prestasi di berbagai tingkat, baik lokal, regional, nasional, hingga internasional.
Berdasarkan Basis Data Direktorat Kemahasiswaan, terdapat 135 mahasiswa aktif dari 10 program studi yang menerima apresiasi. Prestasi tersebut mencakup tiga kategori utama, yaitu prestasi akademik, prestasi non akademik, dan penghargaan untuk pengurus organisasi mahasiswa. Jumlah ini menunjukkan tingginya kualitas, kompetensi, dan daya saing mahasiswa UNBL dalam berbagai bidang.
Secara persentase, prestasi tingkat nasional mendominasi dengan 48% atau 59 mahasiswa, disusul tingkat regional 22,8% (28 mahasiswa), akademik lokal 17,9% (22 mahasiswa), lokal 8,1% (10 mahasiswa), dan internasional 3,3% (4 mahasiswa). Data ini memperlihatkan bahwa mahasiswa UNBL tidak hanya aktif, tetapi juga kompetitif.
Fakultas Farmasi mencatat dominasi prestasi nasional dan regional. Terdapat 5 prestasi akademik lokal, 8 prestasi lokal, 22 prestasi regional, 33 prestasi nasional, dan 3 prestasi internasional. Komposisi ini memperlihatkan kekuatan akademik dan organisasi mahasiswa Farmasi yang stabil dari tahun ke tahun.
Fakultas Ilmu Kesehatan dan Sains Teknologi mengukir 7 prestasi akademik lokal, 5 prestasi regional, 21 prestasi nasional, dan 1 prestasi internasional. Prestasi nasional menjadi yang tertinggi, menandakan kesiapan mahasiswa dalam kompetisi ilmiah tingkat tinggi.
Sementara itu, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora mencatat 9 prestasi akademik lokal, 2 prestasi regional, dan 3 prestasi nasional, yang menunjukkan peningkatan kompetensi terutama dalam bidang hukum, bisnis digital, dan pendidikan.
Prestasi UBL semakin diperkuat dengan keberhasilan beberapa tim mahasiswa dalam meloloskan proposal mereka di program pendanaan kompetitif dari lembaga-lembaga terkemuka, seperti:
- PKM-PM dan PKM-GFT yang lolos pendanaan dari Kemendikbudristek, menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam menghasilkan karya ilmiah dan solusi praktis yang inovatif di bidang gizi dan ketahanan pangan.
- RIKESTREN tentang Personal Hygiene yang lolos pendanaan dari Pusat Riset Biomedis BRIN, menegaskan kontribusi UBL dalam penelitian kesehatan.
- PPK ORMAWA dan BEM Berdampak dari Kemendikbudristek, membuktikan bahwa organisasi mahasiswa UBL aktif terlibat dalam pemberdayaan masyarakat dan penurunan angka stunting di tingkat Kabupaten Banjar.
Meskipun capaian tingkat internasional masih perlu ditingkatkan, keberhasilan berbagai program studi dalam meraih pendanaan bergengsi dari Kemendikbudristek dan BRIN menggarisbawahi komitmen UBL terhadap riset dan pengabdian masyarakat.
Acara Apresiasi ini juga memberikan penghargaan kepada 22 pimpinan yang berasal dari 11 Organisasi Mahasiswa UBL, mulai dari DPM, BEM, UKM, hingga berbagai Himpunan Mahasiswa Program Studi. Para pengurus ini memainkan peran sentral sebagai motor penggerak kegiatan non-akademik, pengembangan kepemimpinan, dan penyalur aspirasi mahasiswa, yang merupakan elemen penting dalam membentuk ekosistem kampus yang dinamis.


































