
Pemilihan Mahasiswa Berprestasi 2026 Universitas Borneo Lestari: Mencari Agen Perubahan Masa Depan
Suasana kompetitif namun penuh inspirasi terasa di Aula Universitas Borneo Lestari pada Rabu, 8 April 2026. Delapan mahasiswa terbaik dari berbagai fakultas dan program studi berkumpul untuk mengikuti ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Tahun 2026. Kegiatan ini bukan sekadar kompetisi akademik, tetapi juga menjadi panggung bagi mahasiswa untuk menunjukkan gagasan inovatif, kepemimpinan, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Pilmapres merupakan program nasional yang bertujuan mencari mahasiswa unggul yang tidak hanya memiliki prestasi akademik tinggi, tetapi juga aktif dalam kegiatan organisasi, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Universitas Borneo Lestari melalui kegiatan ini berupaya mendorong lahirnya generasi muda yang berintegritas, kreatif, dan mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai tantangan sosial.
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Universitas Borneo Lestari tersebut diikuti oleh delapan peserta terbaik yang telah melalui proses seleksi internal di masing-masing program studi. Dalam proses penilaiannya, peserta dinilai oleh tiga dewan juri yang memiliki latar belakang akademik dan profesional, yaitu Vebruati, S.S., M.Pd, apt. Mochammad Maulidie Alfiannor Saputera, M.Farm, serta apt. Depy Oktapian Akbar, M.Farm. Para juri menilai berbagai aspek mulai dari capaian unggulan mahasiswa, kemampuan menyampaikan gagasan kreatif, hingga keterampilan komunikasi, termasuk kemampuan berbahasa Inggris.
Secara umum, tahapan Pilmapres dimulai dari seleksi tingkat perguruan tinggi, di mana kampus memilih mahasiswa terbaik untuk diusulkan ke tingkat wilayah. Mahasiswa yang mengikuti seleksi harus terdaftar aktif di PDDikti, berada pada semester maksimal sesuai ketentuan, berusia maksimal 22 tahun, serta memiliki IPK minimal 3,00.
Tahap berikutnya adalah seleksi tingkat wilayah yang diselenggarakan oleh LLDIKTI, di mana peserta dinilai berdasarkan portofolio capaian unggulan, naskah gagasan kreatif, serta kemampuan berbahasa asing. Mahasiswa yang lolos kemudian mengikuti seleksi awal nasional yang dilaksanakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), sebelum akhirnya masuk ke seleksi final nasional untuk menentukan mahasiswa berprestasi terbaik di tingkat nasional.
Komponen utama penilaian dalam Pilmapres meliputi Capaian Unggulan (CU) yang mencakup prestasi akademik maupun non-akademik, pengalaman organisasi, serta kontribusi pengabdian masyarakat. Selain itu, terdapat penilaian terhadap Gagasan Kreatif (GK) berupa karya tulis ilmiah yang menawarkan solusi inovatif terhadap berbagai permasalahan di masyarakat. Kemampuan komunikasi dalam bahasa Inggris juga menjadi bagian penting dalam penilaian, terutama melalui presentasi video dan sesi wawancara.
Melalui proses seleksi yang kompetitif tersebut, akhirnya terpilih para pemenang Pilmapres Universitas Borneo Lestari Tahun 2026. Pada jenjang Sarjana, Tania Nasywa Azzahra dari Program Studi S1 Farmasi berhasil meraih peringkat pertama, diikuti Ervina Zahra Rati Putri dari S1 Farmasi sebagai juara kedua, serta Mauliati Rumaidah dari S1 Administrasi Rumah Sakit sebagai juara ketiga. Sementara itu, pada jenjang Diploma, Zainab dari Program Studi D3 Farmasi berhasil meraih posisi terbaik.
Keberhasilan para pemenang ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Borneo Lestari tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, kreativitas tinggi, serta komitmen untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ajang Pilmapres diharapkan terus menjadi wadah strategis dalam mencetak generasi muda yang inovatif dan siap menjadi agen perubahan di masa depan.















