
Sosialisasi Visi Misi Universitas Borneo Lestari 2026 Perkuat Arah Kampus Berbasis Kearifan Lokal
Langkah besar sebuah universitas tidak selalu dimulai dengan pembangunan gedung baru atau peresmian program studi. Terkadang, ia dimulai dari satu ruang pertemuan, ketika seluruh pemangku kepentingan duduk bersama untuk menyamakan arah. Itulah yang terjadi pada Kamis, 12 Februari 2026, di Auditorium Universitas Borneo Lestari, saat digelar Sosialisasi Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran (VMTS) Tahun 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Universitas Borneo Lestari, Dr. Ir. Neni Widaningsih, S.Pt., M.P., IPU., ASEAN Eng beserta jajaran Rektorat, Ketua Yayasan Borneo Lestari apt. Drs. H. A. Yanie, pimpinan fakultas dan program studi, alumni, serta stakeholder. Kehadiran lintas unsur ini menegaskan bahwa arah strategis kampus bukan hanya tanggung jawab pimpinan, tetapi komitmen bersama seluruh civitas akademika.
Dalam paparannya, Rektor menjelaskan perjalanan institusi yang berawal dari Yayasan Borneo Lestari yang didirikan pada 22 Juni 2007. Pada masa awal, yayasan menyelenggarakan pendidikan formal melalui Akademi Analis Kesehatan (AAK) Borneo Lestari dan Sekolah Tinggi Farmasi (STF) Borneo Lestari.
Transformasi besar terjadi pada 7 Juni 2022 melalui terbitnya SK Kemristekdikti Nomor 383/E/0/2022 tentang izin penggabungan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Borneo Lestari dan Akademi Analis Kesehatan Borneo Lestari di Banjarbaru menjadi Universitas Borneo Lestari. Kini, universitas ini memiliki tiga fakultas dan sepuluh program studi. Perubahan itu bukan sekadar administratif. Ia menandai lompatan strategis menuju tata kelola pendidikan tinggi yang lebih komprehensif.
Visi Universitas Borneo Lestari adalah menjadi salah satu perguruan tinggi yang berdaya saing dan profesional berbasis kearifan lokal Kalimantan. Kalimat ini sederhana, tetapi maknanya luas. Daya saing berarti mampu bersaing di tingkat regional hingga nasional. Profesional berarti unggul dalam mutu lulusan dan tata kelola. Sementara kearifan lokal menjadi identitas dan pembeda.
Visi tersebut diterjemahkan ke dalam lima misi utama, mulai dari penyelenggaraan pendidikan berkualitas, penelitian berbasis IPTEKS dan kearifan lokal, pengabdian kepada masyarakat berbasis riset, penguatan kerja sama strategis, hingga penerapan prinsip Good University Governance.
Tujuan dan sasaran Universitas Borneo Lestari disusun secara sistematis agar selaras dengan visi dan misi. Kampus menargetkan terwujudnya civitas akademika yang mampu menguasai dan mengembangkan IPTEKS berbasis kearifan lokal. Selain itu, penelitian dan pengabdian masyarakat diarahkan untuk memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Secara sederhana, universitas ingin menghasilkan lulusan yang kompeten. Namun secara lebih kompleks, universitas juga membangun ekosistem akademik yang mendukung riset unggulan, kolaborasi nasional dan internasional, serta tata kelola profesional yang transparan dan akuntabel.
Melalui sosialisasi VMTS Tahun 2026 ini, Universitas Borneo Lestari menegaskan bahwa arah pengembangan kampus telah dirancang secara terstruktur. Bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan. Karena universitas yang kuat bukan hanya yang besar secara fisik, melainkan yang jelas arah dan pijakan nilainya.










