
UNBL PEDULI Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Sungai Tabuk Kabupaten Banjar
Banjir yang melanda Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, selama hampir satu bulan terakhir telah membawa dampak signifikan bagi kehidupan masyarakat. Aktivitas warga terganggu. Akses jalan terendam. Sebagian rumah terpaksa ditinggalkan, sementara sebagian lainnya tetap dihuni meski dikepung genangan air. Dalam kondisi tersebut, Universitas Borneo Lestari hadir melalui program UNBL PEDULI pada Senin, 12 Januari 2026.
Aksi kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Borneo Lestari, Dr. Ir. Neni Widaningsih, S.Pt., M.P., IPU., ASEAN Eng., didampingi Wakil Rektor I apt. Mochammad Maulidie Alfiannor Saputera, M.Farm, Wakil Rektor II Azmi Yunarti, S.Pi., M.Pd, . Turut serta pula jajaran dekan dan wakil dekan fakultas, tendik, dan mahasiswa UNBL.
Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir. Bantuan ini diberikan karena banjir berkepanjangan telah menghambat mata pencaharian warga, menurunkan daya beli, serta membatasi akses terhadap bahan pangan harian. Dalam situasi darurat, kebutuhan paling mendesak adalah makanan dan obat-obatan. Itu sederhana, namun sangat vital.
Perjalanan menuju lokasi terdampak tidak mudah. Tim UNBL harus menggunakan transportasi air berupa perahu getek, melintasi persawahan yang kini tenggelam akibat tingginya debit air. Jalur darat nyaris tidak dapat dilalui. Namun keterbatasan tersebut tidak menyurutkan langkah. Kepedulian justru menjadi penggerak utama.
Proses pendistribusian bantuan dilakukan dengan melibatkan warga setempat yang juga terdampak banjir. Kolaborasi ini penting agar bantuan tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan, termasuk warga yang memilih bertahan di rumah karena sulit meninggalkan tempat tinggal mereka.
Banjir di Kecamatan Sungai Tabuk diketahui terjadi akibat curah hujan yang sangat tinggi di berbagai wilayah Kalimantan Selatan. Intensitas hujan yang terus meningkat menyebabkan luapan air merendam permukiman, lahan pertanian, dan fasilitas umum. Kondisi ini tidak hanya berdampak fisik, tetapi juga menimbulkan tekanan sosial dan ekonomi bagi masyarakat.
Rektor Universitas Borneo Lestari menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perguruan tinggi terhadap lingkungan sekitar. Kampus tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan dan penelitian, tetapi juga sebagai agen kemanusiaan yang hadir saat masyarakat menghadapi kesulitan. Pernyataan ini sederhana, tetapi maknanya mendalam.
Melalui UNBL PEDULI, Universitas Borneo Lestari berharap dapat meringankan beban masyarakat serta menumbuhkan semangat gotong royong. Lebih dari sekadar bantuan materi, kegiatan ini juga membawa pesan solidaritas, empati, dan kepedulian antar sesama.
Ke depan, UNBL berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kebencanaan, sejalan dengan nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat yang menjadi bagian tak terpisahkan dari tridarma perguruan tinggi.






















