
Asesmen Lapangan Akreditasi Prodi Sarjana Hukum UNBL Digelar, Perkuat Komitmen Mutu Pendidikan Tinggi
Universitas Borneo Lestari melaksanakan Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi Sarjana Hukum pada 17–19 November 2025 di Auditorium UNBL. Kegiatan ini merupakan bagian penting dari proses penilaian kelayakan program studi sesuai regulasi terbaru mengenai penjaminan mutu pendidikan tinggi.
Dua asesor dari BAN-PT hadir melakukan asesmen, yakni Dr. Shinta Hadiyantina, S.H., M.H. dan Prof. Dr. Theresia Anita Christiani, S.H., M.Hum.. Kehadiran keduanya menjadi momentum strategis bagi UNBL untuk menunjukkan komitmen kuat dalam membangun standar pendidikan hukum yang berkualitas dan berkelanjutan.
Acara pembukaan dimulai dengan sambutan dari Rektor UNBL, Dr. Ir. Neni Widaningsih, S.Pt., M.P., IPU., ASEAN Eng. Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan bahwa akreditasi merupakan kewajiban setiap program studi berdasarkan UU Nomor 12 Tahun 2012 serta Permendikbudristek terbaru yang berlaku sejak 28 Agustus 2025. “Asesmen lapangan ini menjadi tahapan lanjutan setelah pengisian LED dan LKPS. Kami berharap para asesor dapat memberikan masukan dan rekomendasi untuk peningkatan mutu berkelanjutan,” ujarnya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Yayasan Borneo Lestari, apt. Drs. H. A. Yanie, M.Si. Beliau menekankan bahwa akreditasi bukan sekadar penilaian administrasi, melainkan proses penting untuk memperbaiki tata kelola dan kualitas penyelenggaraan pendidikan. “Kami membuka diri terhadap arahan dan rekomendasi demi pengembangan Program Studi Sarjana Hukum,” ungkapnya.
Kegiatan asesmen juga turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, Rahmiati, S.HI., M.H., serta Ketua Program Studi S1 Hukum, Khairunnisa, S.H., M.H., C.PLA. Tim akreditasi UNBL menyatakan kesiapannya untuk diverifikasi melalui berbagai dokumen, fasilitas akademik, serta implementasi kurikulum yang telah berjalan.
Selama tiga hari, asesor melakukan verifikasi data, peninjauan fasilitas, serta dialog bersama pimpinan, dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan. Proses ini menjadi sarana penting untuk memastikan kesesuaian antara laporan dan kondisi lapangan, sekaligus meningkatkan transparansi serta akuntabilitas program studi.
Dengan berlangsungnya asesmen lapangan akreditasi Prodi Hukum UNBL, kampus berharap dapat semakin memantapkan posisinya sebagai institusi pendidikan yang berorientasi pada mutu, profesionalisme, dan pelayanan akademik yang unggul. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat budaya mutu dan meningkatkan kualitas pendidikan hukum di Kalimantan Selatan.
UNBL optimis bahwa seluruh rangkaian proses akreditasi ini membawa dampak positif, tidak hanya bagi institusi, tetapi juga bagi mahasiswa yang akan menjadi calon sarjana hukum berintegritas dan kompeten.


































Tag:Akreditasi BAN-PT, akreditasi perguruan tinggi, akreditasi program studi, Akreditasi S1 Hukum, asesmen akreditasi 2025, asesmen lapangan, asesor BAN-PT, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, Pendidikan Tinggi Indonesia, peningkatan mutu pendidikan, PMB UNBL, Prodi Hukum UNBL, standar nasional pendidikan tinggi, visitasi akreditasi



