
Yudisium Apoteker Universitas Borneo Lestari, Cetak 82 Lulusan Baru
Fakultas Farmasi Universitas Borneo Lestari kembali mencetak calon tenaga farmasi profesional melalui kegiatan Yudisium Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker. Acara ini berlangsung pada Jumat, 12 September 2025, bertempat di Auditorium Universitas Borneo Lestari.
Yudisium dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, antara lain Pembina Yayasan Borneo Lestari, Bustanul Arifin, S.Pd., MM, Ketua Yayasan Borneo Lestari, apt. Drs. H. A. Yanie, M.Si., beserta jajaran, Rektor Universitas Borneo Lestari, Dr. Ir. Neni Widaningsih, S.Pt., M.P., IPU., ASEAN Eng, serta Dekan Fakultas Farmasi, apt. Eka Fitri Susiani, M.Sc bersama seluruh dosen Fakultas Farmasi. Tidak kalah penting, sebanyak 82 calon Apoteker hadir sebagai peserta utama kegiatan yudisium ini.
Dalam sidang yudisium diumumkan hasil kelulusan mahasiswa semester tahun akademik 2024/2025. Dari total peserta:
- 79 orang first taker dinyatakan lulus seluruhnya.
- 4 orang retaker, dengan rincian 3 lulus dan 1 tidak lulus.
Sehingga jumlah total mahasiswa yang dinyatakan lulus adalah 82 orang.
Predikat kelulusan ditentukan berdasarkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), masa studi, dan nilai minimal transkrip. Adapun kriteria penilaian sebagai berikut:
- IPK 3,00 – 3,50 → Memuaskan
- IPK 3,51 – 3,75 → Sangat Memuaskan
- IPK ≥ 3,76 → Dengan Pujian (Cum Laude), dengan syarat masa studi tepat waktu, IPK minimal 3,50, dan nilai minimal B.
Jika syarat tambahan tidak terpenuhi, predikat diturunkan satu tingkat menjadi Memuaskan. Selain itu, mahasiswa dengan status tertentu (attacker) hanya dapat memperoleh predikat Memuaskan, meskipun memiliki IPK di atas 3,75.
Untuk lulusan terbaik, Fakultas Farmasi berpedoman pada SK Dekan Nomor 011-9000NBR-9FF-9SK-90424 Tahun 2028, dengan proporsi penilaian sebagai berikut:
- IPK – 40%
- Hasil CBT Nasional – 30%
- Hasil OSCE Nasional – 20%
- Masa Studi – 10%
Dengan demikian, penetapan lulusan terbaik tidak hanya bergantung pada IPK tertinggi, tetapi juga pada prestasi akademik nasional serta ketepatan masa studi.
Yudisium menjadi momen penting karena menandai secara resmi berakhirnya masa studi mahasiswa. Selain mengumumkan kelulusan, kegiatan ini juga menegaskan standar mutu lulusan Fakultas Farmasi Universitas Borneo Lestari yang siap bersaing di dunia kerja profesional, khususnya di bidang kefarmasian.
Acara yudisium berlangsung khidmat dengan rangkaian pembacaan hasil rapat kelulusan, penetapan predikat kelulusan, hingga penegasan kriteria lulusan terbaik. Kegiatan ditutup dengan ucapan selamat dari jajaran pimpinan kepada seluruh lulusan yang diharapkan dapat menjaga nama baik almamater dalam pengabdian di masyarakat.










































