
Workshop SINTA Universitas Borneo Lestari Tingkatkan Kompetensi Penulisan Proposal Ilmiah Mahasiswa Farmasi
Kemampuan menulis proposal ilmiah menjadi salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki mahasiswa di era akademik modern. Tanpa kemampuan tersebut, ide inovatif sering kali hanya berhenti sebagai gagasan tanpa pernah diwujudkan menjadi karya ilmiah yang nyata. Menyadari pentingnya hal ini, Himpunan Mahasiswa S-1 Farmasi HIMAFARMA LINNAEUS Universitas Borneo Lestari menyelenggarakan Workshop SINTA (Scientific Writing and Innovation Training Activity) sebagai upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menyusun proposal ilmiah yang berkualitas.
Workshop ini dirancang sebagai pelatihan penulisan proposal ilmiah bagi mahasiswa Program Studi S-1 Farmasi Universitas Borneo Lestari, sekaligus menjadi wadah pembinaan bagi pengurus organisasi mahasiswa agar lebih siap berpartisipasi dalam berbagai program kompetisi ilmiah tingkat nasional. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar menulis, tetapi juga memahami bagaimana merumuskan ide inovatif yang memiliki dampak nyata bagi masyarakat.
Kegiatan Workshop SINTA diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa S-1 Farmasi (HIMAFARMA LINNAEUS) Universitas Borneo Lestari dengan peserta yang berasal dari mahasiswa Program Studi S-1 Farmasi serta pengurus organisasi mahasiswa di lingkungan himpunan tersebut.
Workshop SINTA menghadirkan narasumber dari dosen Fakultas Farmasi Universitas Borneo Lestari, apt. M. Andi Chandra, M.Farm., yang memberikan materi mendalam mengenai teknik penulisan proposal ilmiah yang baik dan benar. Dalam sesi pemaparan, peserta diajak memahami struktur proposal penelitian secara komprehensif, mulai dari penyusunan latar belakang masalah, perumusan tujuan penelitian, metodologi, hingga penyusunan luaran yang inovatif dan aplikatif.
Pelaksanaan kegiatan ini berlangsung dalam beberapa tahapan. Tahap pertama adalah pendaftaran peserta yang dilaksanakan secara online pada tanggal 28 Februari hingga 8 Maret 2026. Proses pendaftaran ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk bergabung dalam kegiatan pelatihan yang berfokus pada peningkatan kemampuan akademik dan penelitian.
Tahap selanjutnya adalah pelaksanaan Workshop SINTA yang berlangsung pada Senin, 9 Maret 2026 di Kampus Universitas Borneo Lestari Banjarbaru. Dalam workshop ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai berbagai aspek penting dalam penulisan proposal ilmiah, mulai dari perumusan latar belakang masalah, penyusunan rumusan masalah, hingga penyajian metode penelitian yang sistematis dan logis.
Selain itu, peserta juga dibekali dengan strategi mengembangkan ide kreatif yang dapat diterapkan dalam berbagai program kompetitif mahasiswa, seperti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), PPK Ormawa, serta berbagai kegiatan ilmiah lainnya. Materi tersebut disampaikan secara terstruktur agar mahasiswa mampu memahami alur penyusunan proposal secara komprehensif.
Secara sederhana, workshop ini menekankan bahwa proposal ilmiah yang baik harus memiliki ide yang jelas, struktur yang sistematis, serta solusi yang relevan terhadap permasalahan yang diangkat. Namun pada saat yang sama, mahasiswa juga diajak berpikir lebih luas mengenai bagaimana penelitian atau inovasi yang mereka buat dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui kegiatan Workshop SINTA ini, HIMAFARMA LINNAEUS berharap mahasiswa Farmasi Universitas Borneo Lestari dapat meningkatkan kepercayaan diri dalam menulis proposal ilmiah serta lebih aktif mengikuti berbagai kompetisi akademik. Jika kemampuan menulis ilmiah terus diasah sejak dini, maka mahasiswa tidak hanya menjadi peserta kompetisi, tetapi juga berpotensi menjadi inovator muda yang mampu menghasilkan karya ilmiah yang berdampak.














